"The Future beLong to ThOse WhO bELieVe inThE beAuty Of tHeiR dReams"

aBout Me

My Photo
aprilia hanni
Surabaya, Indonesia
cReatiVE thiNker - LiL' cRazY - agAk idEaList giTu dEh - doYan jaLan2,,,, adVenTuring.....i'M GrEat iMpRoviSER,,,,nArCisss kaaannn... tHe GrEat CreAturE in tHE worLD
View my complete profile

Wednesday, April 22, 2009

Bumi....


Kemaren abis hari Kartini (21 April) sekaligus temenku ultah...ku harap dia bisa jadi seperti Kartini tapi sayang sekali, dia laki-laki...mungkin lebih tepat kalo dia merayakan ultah plus hari Kartono-an (dia kan cowo...)
Dan...hari ini adalah hari Bumi...
Udah berapa tahun ya umur bumi kita ini...yang jelas semakin tua and makin sering sakit-sakitan.
Liat adja..gempa bumi disani-sini, tanah longsor dimana-mana, hampir 3 tahun lalu Tsunami juga meluluh lantahkan bumi Nanggroe aceh Darussalam. Mengenaskan ya...
Hari ini, aku juga punya pengalaman menarik...sejak dini hari tadi aku udah ga bisa tidur, akhirnya kuputuskan untuk baca buku, sampai seluruh halaman ludes kubaca...uuuurrrgghh..belum juga aku tidur. ummm...holly shit...akhirnya aku sms-an sama unknown friend...namanya Dadat, setauku sih dia orang transtv, but...whatever...yang penting ada temen ngobrol.
Waktu itu, suara geluduk and petir nyamber-nyamber kayak orang gila, huuh...jadi takut and malah ga bisa tidur. Tapi, sempet bobo sebentar sih, pagi bangun... langsung bebenah kamar-ku yang super berantakan...hummm...capek bow...kena banyak debu.
Rada sebel pagi tadi...sejak 3 hari lalu, segerombolan anak SMA rame didepan kos, usut punya usut ternyata mereka lagi nunggu jawaban UNAs dari seorang Joki...dan menurut informasi, mereka rela membayar joki tersebut dengan harga 7 juta rupiah tanpa sepengetahuan ortu...Dasar anak-anak sekarang, ga ada yang jujur ya...maunya instan melulu..
gilirannya sekarang adalah berangkat kerja, Suasana hari ini nyaman banget karena ga ada panas, prediksiku sih bakal menyenangkan. Tapi namanya juga prediksi, akhirnya kau kehujanan dan basah...feel so wet..ga enak banget...
Nah hubungannya dengan hari Bumi adalah...cuaca sekarang ini udah ga menentu, ga bisa di prediksi apalagi pake di ramal-ramal, ramalan cuaca udah ga laku kali ya....
ya suuddd...yang penting kita harus sadar n ngerti harus menjaga bumi ini seperti apa....ya kan... :-)

Tuesday, April 21, 2009

Lia...Lia...Lia...

Aku tergila-gila gaya bicaranya....
Lia Lia Lia
Apa kau memikirkan semua yang ku impikan...Lia Lia Lia

Kupercayakan masa depan hidupku di kedua kakimu...
Takkan gentar dari semua yang menantangmu...Lia Lia Lia

Aku tergila-gila jalan pikirannya...Lia Lia Lia
Apa kau memikirkan semua yang ku tawarkan...Lia Lia Lia

Ku percayakan masa depan hidupku
Di kedua kakimu

Kau dan lingkaran jiwamu
Menarik langkah kakiku
Bermain dengan apimu
Aku terbakar bahagia… aiaiaiaia…

Aku tergila-gila jalan pikirannya...
Lia Lia Lia
Apa kau memikirkan semua yang ku tawarkan...Lia Lia Lia

Tumbuhan bunga liar sekitar berjatuhan
Tumbuhan bunga liar kan terus berkelana


Ga nyangka...nama blog-ku bisa pas banget dengan judul lagunya Sheila On 7, Lia Lia Lia Jadi inget ma temen-temenku yang suka banget menyebut namaku 3 kali, Lia...Lia...Lia...saat mereka sedang sebel dan aneh melihat tingkahku yang kadang nggak masuk di akal mereka...

Tuesday, April 7, 2009


I DON'T CARE WHAT YOU MIGHT THINK ABOUT ME...

Monday, April 6, 2009

Jadi Perempuan Memang Rumit Tapi Asyiikkk...


Ooooooooooppppssss....
Waduh...bentuknya memang sejelek inikah? Yap, Beginilah kalau lia sedang merawat wajahnya yang tidak mau dikatakan jelek tapi berlebihan kalau dibilang cantik.
Nah...supaya tetep freshhhh...tiap tiga hari sekali Lia pake masker. Kalo Llgai pake masker sebenernya anti keluar kamar, nah loh...ini kok malah dipajang di internet. Whatever lah...yang jelas karena blog-ku jarang banget yang melihat, so...aku pede-pede aja memajang nich foto.
Ternyata...jadi perempuan tuh modalnya harus banyek banget, terutama modal materi untuk urusan wajah. Bdkljgkeruvtseyciynseutyeasi...tidak bisa dikatakan dengan kata-kata bahkan hurufpun tidak bisa merangkainya sendiri.
Oh yach...sejak Lia kena jamur di pipi, gara-gara kelembapan kamar kos yang terlalu tinggi akhirnya Lia memutuskan untuk melakukan perawatan wajah di seorang dokter spesialis kulit, mahal sih...tapi udah keliatan hasil. Kata Tian, wajahku agak bersihan...(emang dulu kotor ????) whatver-lah..terserah apa kata Tian. Namanya juga aku usaha untuk menjadi lebih sedikit cantik...
Aprilia

Temanku Tian Beraneka Macam


Hahahaha...

inilah hasilku mengerjai Tian.

Tian itu temanku, lebih tepatnya salah satu alumni FKM Unair yang paling sering kulihat. Sekarang dia kerja sebagai Adminstratur di unit S2, ribet juga kerjaannya tapi ada temannya yang paling baik hati, yang bernama Lia...yang selalu membantunya dan menemaninya.

Tian orangnya baekkksss...banggeetttsss...
Meskipun aku sering bagnet ganggu dia, teutama pada saat kerja, tapi Tian ga pernah marah...
aihh...baiknya tian.
Ya suudd...foto diatas adalah foto karyaku buat tian, dia sempet sebel sih karena ada beberapa gambar yang jadi jelek. Tapi whatever-lah...kan aku yang ngedit, bagaimanapun juga Tian harus terima.
Aprilia

Sunday, February 15, 2009

Rahasia dibalik Ciuman


Di hari valentine ini, sebuah diskusi panel digelar para ilmuwan. Cukup menarik masalah yang dibicarakan, tak jauh dari persoalan kasih sayang, yakni misteri saat hati terpaut dan bibir tertanam di bibir (ciuman).

Kata para ahli itu, aksi ciuman akan diikuti dengan pelepasan zat-zat kimia yang bisa meredam hormon stres. "Senyawa kimia di ludah bisa jadi merupakan jalan untuk menilai pasangan," kata Wendy Hill, profesor ahli Neuroscience dari Lafayette College saat acara bertajuk American Association for the Advancement of Science berlangsung.

Dalam sebuah eksperimen, Hill menjelaskan, para pasangan heteroseksual yang adalah siswa college itu mengalami perubahan kadar senyawa kimia oksitosin dan kortisolnya saat mereka melakukan adegan ciuman selama 15 menit sambil mendengarkan musik.

Oksitosin, dikatakan Hill, mempengaruhi keeratan hubungan pasangan, sementara kortisol terkait dengan stres. Senyawa kimia dalam darah dan kelenjar ludah diteliti lalu diperbandingkan saat sebelum dan sesudah ciuman berlangsung.

Baik pria maupun wanita mengalami penurunan kadar kortisol setelah ciuman, menandakan kadar stres juga menurun.

Bagi pria, saat ciuman, menaiknya level oksitosin menandai ketertarikan yang kuat atas pasangannya, sementara pada wanita oksitosinnya justru menurun. "Tentu ini mengejutkan," ujar Hill.

Dalam sebuah uji coba kelompok yang menelaah efek berpegangan tangan, perubahan kimiawi juga terjadi dalam aksi ini, tetapi tak banyak yang bisa diungkapkan atau hasilnya tak jauh beda. Eksperimen ini, kata Hill, dilakukan di pusat kesehatan siswa di college tersebut. Dia berencana akan mengulanginya dengan rancangan "dalam suasana yang lebih romantis."

Bersama dengan Helen Fisher dari Rutgers University dan Donald Lateiner dari Ohio University, Hill bicara di sesi berjudul "The Science of Kissing."

Fisher sendiri mencatat, lebih dari 90 persen masyarakat dunia melakukan ciuman. Tindakan ini diyakininya memiliki tiga komponen antara lain dorongan seks, cinta romantis, dan keterikatan dengan seseorang.

Dorongan seks mendorong seseorang untuk menilai dan menentukan pasangan masing-masing, sementara cinta romantik menyebabkan mereka memfokuskan diri pada seorang individu; dan keterikatan pada seseorang, katanya, membuat seseorang membiarkan pribadi ini dalam jangka waktu lama membesarkan anak bersama-sama.

Pria, katanya, cenderung berpikir bahwa ciuman merupakan awal nge-seks atau kopulasi. Dia tegaskan, pria cenderung lebih suka sembarang cium. Meski begitu, senyawa kimia testosteron pria dapat segera bercampur di ludah wanita. Testosteron meningkatkan dorongan seksual bagi pria dan wanita.

"Saat Anda mencium, bagian tertentu di otak aktif," tambahnya. Cinta romantik dapat berlangsung lama, "Jika Anda mencium orang yang tepat."

Lateiner, sarjana ilmu klasik, mengobservasi bahwa ciuman kadang muncul dalam seni Yunani dan Romawi, meski secara luas dilakukan di samping kegiatan mencium kulit seseorang. Karena itu, berpotensi berbahaya bagi kehidupan seseorang kalau ciuman itu dilakukan pada orang yang salah dan saat yang kurang tepat.

Secara umum, ilmu pengetahuan tentang mencium—philematology—masih terus dijalankan. Demikian simpul Hill.

Tuesday, February 10, 2009

Memaknai Penantian



Masa penantian adalah masa yang sangat panjang dan tak pernah mengerti berapa lama kita harus menanti.

Bagiku, merindukan kedatangan seseorang yang kucintai adalah siksaan dan berkah. Tersiksa karena merindu dan berkah karena merindu.

Kesibukanku juga yang membantu membuatku kuat menghadapi penantian kekasihku. Masih mendalami lagu batak "Piso Surit" yang isinya teramat tragis buatku. Merindu memang bisa membuat tangis teriluh tapi semuanya tak berarti andai saja aku tak dapat mengendalikan diriku sendiri.

Sekarang aku sedang menunggu laki-lakiku, yang kucintai dan yang selalu kurindu...

Merenungi Arti Persahabatan


Sahabat...

Beberapa hari ini aku terdiam dan sengaja mendiamkan diri dan tak berkomunikasi dengan seseorangpun disekitarku, kecuali perlu.Aku terkungkung rindu, kerinduanku pada seorang sahabatku yang kini entah, entah dia sudah melupakanku karena kesibukannya atau memang sudah lupa denganku.

Sebagaimana ritualku sebelum memejamkan mata, membaca buku atau tulisan berupa apapun adalah kesukaanku. Aku terdiam sejenak dan berpikir, sebenarnya apa arti sahabat menurut sahabatku itu? Mengapa dia begitu enggan bertemu dan berbingcang denganku, dan kita saling diam. Ya, sangat diam dan hening.

Aku memperlakukan sahabatku seperti saudaraku sendiri, milikku adalah miliknya tapi miliknya belum tentu milikku, karena setiap orang mempunyai pemikiran yang berbeda tentang arti seorang sahabat.

Hari ini aku semakin diam dan semakin sendiri, tepatnya merasa semakin kesepian. Sepulang kerja, aku tak langsung menuju tempat tidur di rumah kos yang hampir dua bulan ini kudiami. Aku berbelok menuju taman flora, yang kabarnya merupakan paru-paru kota Surabaya. Kunikmati kesendirianku dengan membaca ulang majalah Intisari edisi Februari 2009 sambil duduk di ayunan. Sebentar aku diam dan bertanya "Alam...dimana teman-temanku yang baik hati itu?" Angin-angin yang berhembus melewati pucuk-pucuk pohon hanya diam karena aku tahu angin tak dapat menjawabnya.

"Ah biarkan saja" gumamku dalam hati, yang penting aku tetap pada prinsipku dan teguh pada arti sahabat yang ku pegang. Pelan, Ku aktifkan radio di ponselku. Arransenmen lagu Batak karya Viky Sianipar yang berjudul "Piso Surit" yang didendangkan dengan apik oleh Mega Sihombing, mengingatkanku pada seorang teman yang berpegang teguh tentang arti pertemanan dan persahabatan. Semoga aku menjadi orang yang selalu mengerti arti sahabat.

Sunday, February 8, 2009

LiFe is A FLowER

We live in a free world
I whistle down the wind
Carry on smiling
And the world will smile with you
Life is a flower
So precious in your hand
Carry on smiling
And the world will smile with you
When every race is run
And the day is closing in
I dont care about the world
Im living for the light
Dont cry for me today, ah-ah ah...
We live in a free world
I whistle down the wind...
I can not be your judge

Mr. jailer is your host
Hes keeping you inside
And hides you from the world
No catcher in the rye
Can help you from yourself


Wet Sunday


Dear My Sunday...
Why were you so wet today????

Dari pagi subuh hujan deresnya minta ampun, rasanya pengen bobo terus dan akhirnya aku baru beranjak dari tempat tidur sekitar jam delapan pagi, padahal Pipit temen sekamarku udah bangun dari tadi. Cuacanya dingin, bikin pengen bobo terus.

Sebenernya, aku sudah memulai hariku sejak pukul empat subuh. Begitu meninggalkan kasur aku langsung mencari-cari sabun cuciku dan merendam seluruh baju kotorku. Tumben sih nyuci sendiri, padahal aku kan males banget nyuci...mungkin lagi rajin kali ya. After that...aku sholat shubuh, dan rasa kantukku kembali datang, tapi kucoba memejamkan mata, hmmm...sulit banget dan akhirnya kubaca bab terakhir buku "Three Cups of Tea" tapi mataku belum juga mau terpejam.

Sambil membayangka segerombolan domba putih di sebuah lapangan hijau, akupun mulai menghitung domba satu, domba dua, domba 3 dan seterusnya dan aku tak tahu sampai domba berapa aku tertidur.

Sekitar 2 jam aku tertidur dan berharap hujan sudah reda, tapi kenyataan memang tak sesuai harapan, hujanpu belum reda juga. Untung, kemaren sudah beli Intisari, majalah favoritku yang memberiku banyak ilmu. Kubaca beberapa artikel dan akupun sejenak tertidur lagi.

Aku terbangun karena bunyi sms dari ponselku, ummm...ternyata dari mas Lukman, my lovely "L" yang berjanji akan datang minggu ini membawa kejutan besar, Apa ya?. Aku bergegas mandi dan bersiap diri untuk menemuinnya. Dan kejutan itu memang benar membuatku tertawa setelah beberapa hari ini aku diam karena sangat merindukannya.

Kakakku gundul...ya ampun, sungguh mengejutkan. Kupeluk dan kucium keningnya dan aku masih ga percaya dengan orang yang ada didepanku, lucunya...lebih segar wajahnya, penampilannya sungguh-sungguh baru. Sembari menunggu hujan reda, kita bersenda gurau bersama, sudaha lama kita tidak melakukan itu.

Hari ini, meskipun basah-basahan dimana-mana aku tetep seneng banget dan karena kita sempet belanja berdua di Bilka, beli rambutan and salak depan Brimop, makan diwarung pinggiran yang tidak steril wah senengnya, sebentar tapi menyenangkan. Setidaknya ini menghiburku sebelum kakakku kembali melaksanakan tugasnya sebagai Camera Person di TV berita Indonesia.

Saturday, February 7, 2009

Berbuat Sedikit untuk Perubahan...


Dear Today...

Selasa kemarin aku dan rekan kerjaku ditugaskan untuk mensurvey beberapa hotel di Surabaya, ketika semua sudah selesai dan kami dalam perjalanan pulang dan melewati perempatan Kedubes Amerika Serikat di jalan Dr.Sutomo. Aku berseru pada temanku "kalo terjebak di traffic light seperti ini sebaiknya motor dimatikan". Temanku itu hanya tersenyum, " karena setiap satu menit motor menyala akan menghabiskan 0,1 - 0,2 liter BBM". Lantas kulihat temanku itu mematikan motor namun tak lama kemudian menyalakannya lagi. "Bayangkan jika 100 orang pengguna sepeda motor melakukan hal itu, berapa banyak BBM yang terbuang sia-sia???" Sambungku bertanya.

Lantas temanku itu mengatakan aku cerewet, tapi kubiarkan saja, ini idealismeku tentang lingkungan. Global Warming sudah terpatri diotakku dan aku harus juga berperan dalam memeranginya, salah satunya dengan men ghemat BBM. Coba bayangkan deh...jika semua orang pengendara mematikan motornya saat terjebak traffic light berapa rupiah yang bisa kita hemat??? Percaya nggak, menyalakan motor kembali lebih menghemat 2-3 kali dari pada membiarkan motor menyala selama satu menit...

Jadi, lakukan hal kecil untuk menyelamatkan bumi.

apriliahanni_CRAFT

apriliahanni_CRAFT
thiS iS maDe bY mY HaNd. iF yOu weRe LiKe iT, pLeaSe caLL 08563007055 tO oRdEr. TrUst me 'tHis is nOt eXpenSive"

Followers